Breaking News

Rabu, Agustus 14, 2013

ATMEGA 8L Mikrokontroler untuk Data Logger

ATMega 8 terdiri dari dua tipe yaitu ATMega 8 dan ATMega 8L. Mikrokontroler yang digunakan pada penelitian ini adalah mikrokontroler ATMega 8L. Mikrokontroler  ini membutuhkan daya rendah yang mampu mengeksekusi instruksi dengan kecepatan maksimum dengan frekuensi 8 MHz. ATMega 8L ini dapat bekerja dengan tegangan antara 2,7 -  5,5 V. 

Gambar 2.5 Mikrokontroller ATMega 8L

ATmega 8L memiliki 28 pin yang dapat dilihat pada gambar diatas.  Pin pada ATMega 8L ini memiliki fungsi yang berbeda-beda baik sebagai port maupun fungsi yang lainnya. ATMega 8L memiliki 6 port Analog to Digital Converter (ADC) yang nantinya akan digunakan untuk merubah sinyal analog dari sensor thermistor menjadi sinyal digital. Sinyal digital ini akan diolah pada mikrokontroler dengan program yang menggunakan bahasa C. Mikrokontroler ATMega 8L memiliki beberapa sistem dan kelebihan yang dapat diaplikasikan dengan bantuan software Code Vision AVR.



2.6.1   TIMMER / COUNTER
Mikrokontroler AVR Atmega 8L memiliki tiga buah timer di antaranya timer 0 (8 bit), timer 1 (16 bit), dan timer 2 (8 bit). Timer/Conter 0 dan Timer/Counter 2 adalah timer/counter 8 bit yang multifungsi. Timer/Counter 8 bit dapat menghitung maksimal hingga 255 (00 – FF) hitungan, dimana periode setiap hitungan (clock-nya) tergantung dari setting prescaler-nya. Pada mode normal, Timer/Counter 1 (TCNT1) akan menghitung naik dan membangkitkan interrupt Timer/Caunter 1  ketika nilainya berubah dari 0xFFFF ke 0x0000. Timer dapat menghitung mundur dengan memasukkan nilai tang diinginkan ke TCNT1 dan menunggu sampai terjadi interrupt, tetapi untuk timer yang  menghitung maju, maka nilai yang dimasukkan ke dalam TCNT1 nilainya harus 65536 (timer value).                                                                         

2.6.2   MEMORI
AVR mempunyai dua memori utama yaitu memori program dan memori data. ATMega 8L juga memiliki memori EEPROM untuk menyimpan data. ATMega 8L memiliki 8 K byte On-chip In-Sistem Reprogrammable Flash Memory untuk menyimpan program. Memori data (SRAM) ATMega 8L terdiri dari 3 bagian yaitu 32 buah buah register umum, 64 buah register I/O dan 1024 byte SRAM internal. Memori data EEPROM ATMega 8L terdiri dari 512 byte. Memori EEPROM bersifat nonvolatile atau data terakhir yang ditulis pada memori EEPROM masih tersimpan walaupun catu daya dimatikan.

2.6.3   INTERUPSI
Interupsi adalah kondisi di mana saat program utama dieksekusi/dikerjakan oleh CPU kemudian tiba-tiba berhenti untuk sementara waktu karena ada rutin lain yang harus dikerjakan terlebih dahulu oleh CPU, dan setelah mengerjakan rutin tersebut CPU kembali mengerjakan instruksi pada program utama.

.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Demi Sempurnanya ^ ^

Designed By